Wednesday, May 1, 2013

Jomblo? Santai aja

Hidup itu emang seperti roda ya, kadang kita diatas, kadang kita dibawah, kadang kita juga ada ditengah-tengah. Gak tentu.

Saat kita dibawah pasti kita pengen banget berada diatas, tapi waktu ada diatas kadang kita pengen ke bawah lagi. Pas waktu kita lagi main wahana kincir angin atau hysteria misalnya. *plak

Gue bukanlah orang yang selalu berada diatas, gue amat sangat sering berada dibawah, untuk kasus apapun itu. IPK misalnya.

Selama hampir lebih dari 19 tahun gue menyandang status Jomblo. Sebuah 'status sosial' yang banyak disebut orang sebagai sebuah aib, gue juga dulu berpikir begitu. Menurut gue jomblo itu sebuah penghinaan, jomblo itu sebuah kelemahan yang gak boleh diketahui orang lain, jomblo itu sebuah aib yang harus kita tutupi sedalam mungkin supaya orang lain gak pada tau.

Tentunya berada diposisi ini selama 19 tahun bener-bener gak enak, dibilang homo lah, gak laku lah, cupu lah... padahal emang iya sih. Hidup gue penuh dengan penderitaan selama 19 tahun (lebay aja sih ni mah),. Tapi itu semua dulu, dulu banget jauh sebelum gue merasakan gimana rasanya pacaran.

Akhirnya, setelah 19 tahun terpuruk, terbully, dan teraniaya, gue bisa pamer ke orang-orang yang dulu menzalimi gue. 'GUE BISA PUNYA PACAR!' Tapi, mereka tetep gak pada percaya. well, bukan ini sih yang mau gue tekankan. Ketika gue punya pacar gue sudah merasa mencapai roda bagian atas dalam kehidupan gue sampai akhirnya 'roda kehidupan' ini berputar (lagi), dan gue berada pada posisi pertama lagi, dibawah. Jomblo, single.

Tapi kali ini berbeda, gue udah gak menganggap status jomblo itu sebagai sebuah aib, penghinaan, ataupun kelemahan yang harus lo tutup-tutupi. Gue sekarang bisa memandang sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Gue sedang berada dalam fase ditengah dalam roda kehidupan gue. Gue gak pengen ada diatas, dan gue juga gak lagi ada di posisi bawah.

Jomblo itu (gue gak berusaha membenarkan ya) asik kok, lo bisa punya banyak waktu buat peer group lo, lo bisa punya banyak waktu buat mager dikostan seharian, belajar di perpus, aktif di himpunan, dan yang paling penting lo bisa deket ke cewek manapun tanpa harus ada yang marah, sebatas deket aja ya, beda sama ngecengin. Oke?

Buat jomblo-jomblo diluar sana, buat apa sih kalian meratapi nasib jomblo kalian? suka heran deh gue serius. Tenang aja bro, semua itu ada masanya. Semua akan indah kok pada waktunya. and always remember to be happy, because you will never know who's falling in love with your smile... :)
Post a Comment